Surabaya, Jawa Timur – Insiden terbaliknya bendera merah putih dalam sebuah kegiatan resmi di Surabaya menuai sorotan publik. Meski demikian, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yukio Basuki yang akrab disapa Cak YeBe, meminta masyarakat agar tidak terlalu membesar-besarkan kejadian tersebut.
Insiden yang Memicu Perhatian Publik
Bendera merah putih sempat terpasang dalam posisi terbalik pada salah satu acara resmi di Surabaya. Foto dan video kejadian itu cepat beredar di media sosial, memicu kritik warganet karena dianggap sebagai bentuk kelalaian yang mencederai simbol negara.
Sejumlah pihak mendesak agar panitia acara diberi sanksi tegas, mengingat bendera adalah lambang kehormatan bangsa yang wajib dijaga sesuai aturan protokoler.
Cak YeBe: Kesalahan Teknis, Bukan Kesengajaan
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Cak YeBe, menegaskan bahwa insiden itu murni kesalahan teknis dan bukan bentuk penghinaan terhadap simbol negara.
“Kita harus proporsional melihat kejadian ini. Jangan dibesar-besarkan, karena jelas ini bukan kesengajaan. Panitia sudah menyampaikan permohonan maaf,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Surabaya, Sabtu (16/8/2025).
Menurutnya, fokus utama seharusnya adalah memastikan agar insiden serupa tidak terulang lagi, bukan memperkeruh suasana dengan tudingan yang berlebihan.

Baca juga: Jadwal Dan Rute KA Tambahan Dari Surabaya Dengan Livery Kemerdekaan
Ajakan untuk Lebih Fokus pada Persatuan
Cak YeBe juga mengingatkan bahwa menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, seluruh elemen masyarakat seharusnya lebih mengutamakan semangat persatuan. Ia mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari kejadian tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam setiap kegiatan kenegaraan.
“Jangan sampai hal kecil mengaburkan makna besar kemerdekaan. Kita justru harus lebih solid menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.
Langkah Korektif Panitia
Panitia penyelenggara acara telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan berjanji akan lebih teliti ke depannya. Mereka juga menegaskan komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam setiap kegiatan yang melibatkan atribut negara.
Respons Masyarakat yang Terbelah
Meski sudah ada klarifikasi, tanggapan masyarakat tetap beragam. Sebagian menerima permintaan maaf panitia dan mendukung pandangan Cak YeBe untuk tidak memperpanjang masalah, sementara sebagian lain menilai insiden ini harus menjadi pelajaran serius agar simbol negara tidak dianggap remeh.
Penutup: Momentum Introspeksi
Insiden bendera terbalik di Surabaya pada akhirnya menjadi momentum introspeksi bagi semua pihak.